Dari Hasil Menabung, Jamaah Musholla Al Falah Penangan Sembelih 3 Sapi dan 20 Kambing

Lukman Hakim

May 27, 2026

3
Min Read

Pelitaonline.co, JEMBER – 27 Mei 2026.
Warga Jl. Wahid Hasyim XXI Blok V, Lingkungan Penangan , Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, menunjukkan kekompakan luar biasa pada Hari Raya Idul Adha 1447 H. Setelah melaksanakan salat Id, jamaah Musholla Al Falah menggelar penyembelihan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi dan 20 ekor kambing, Rabu (27/05/2026).

Ketua Panitia Kurban, Ragiel Hamid Djusuf, mengungkapkan bahwa kegiatan terstruktur ini telah berjalan selama tiga tahun terakhir dan terus mengalami peningkatan.
​”Tahun 2024 sebagai tahun pertama, kami menyembelih 1 ekor sapi 11 ekor kambing. Tahun 2025 meningkat menjadi 2 ekor sapi dan 23 ekor kambing. Alhamdulillah, tahun 2026 ini jumlahnya bertambah lagi menjadi 3 ekor sapi, 19 ekor kambing kurban, ditambah 1 ekor kambing akikah (total 20 ekor kambing). Ini semua berkat kekompakan warga, khususnya jamaah subuh Musholla Al Falah yang rajin menabung,” terang Ragiel

Baca Juga :  Masuk Radar Internasional, Jember Jadi Salah Satu Target Utama Delegasi Kota Jinhua Tiongkok
Ketua Panitia Kurban, Ragiel Hamid Djusuf

Ragiel menambahkan, seluruh daging kurban ini akan didistribusikan kepada 330 KK atau sekitar 550 warga. Setiap warga akan menerima satu paket lengkap yang berisi 750 gram daging serta 600 gram tulangan dan jeroan.

Ia berharap ibadah kurban warga Penangan ini diterima oleh Allah SWT, membawa keberkahan, serta dilipatgandakan rezekinya.
​”Semoga di Hari Raya Idul Adha tahun 1448 H / 2027 mendatang, jumlah hewan kurban bisa semakin meningkat seiring dengan kesadaran dan kesejahteraan masyarakat yang membaik,” pungkasnya.

Ketua Takmir sekaligus Pembina Musholla Al Falah, KH. Muhammad Ishaq Khosyi’in,

Mengatasi Keterbatasan Lewat Gerakan Menabung
​Di sisi lain, Ketua Takmir sekaligus Pembina Musholla Al Falah, KH. Muhammad Ishaq Khosyi’in, memberikan apresiasi mendalam atas kegigihan warganya. Ia menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat di Lingkungan Penangan berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. Namun, keterbatasan tersebut berhasil diatasi melalui komitmen kebersamaan.

Baca Juga :  Duda di Jember Nekat Bunuh Janda Gegara Nikah Dibatalkan, Kepala di Kampak 3 Kali

​”Dengan sistem menabung setiap minggu, alhamdulillah kebersamaan dan kekompakan warga terwujud nyata. Hingga periode ketiga ini, jumlah hewan kurban justru terus meningkat. Sebelum panitia ini dibentuk secara terstruktur, jumlah kurban tidak sebanyak sekarang,” kata KH. Ishaq.

 

Panitia penyembelihan hewan kurban warga Penangan Kepatihan Kaliwates

Menurut KH. Ishaq Khosyi’in peningkatan kesadaran ini tidak lepas dari motivasi dan edukasi yang konsisten diberikan kepada jamaah salat subuh serta jamaah tahlil malam Jumat untuk menyisihkan sebagian rezeki khusus demi ibadah kurban.

​”Dengan semangat Taqorrub—sebagai wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah—semoga kurban warga Penangan diterima dan tahun depan semakin banyak warga yang bersemangat untuk ikut serta,” harapnya.

Inovasi Alat Pemotong dan Prinsip Peduli Lingkungan
​Ada hal menarik dan patut dicontoh dari pelaksanaan kurban di Lingkungan Penangan ini. Selain melibatkan seluruh elemen warga dari usia anak-anak hingga dewasa, panitia juga menerapkan inovasi berupa alat pemotong khusus tulangan untuk mempercepat proses kerja

Baca Juga :  Caleg PKS Jember Ini, Pimpin Shalawatan dan Tahlil
Alat potong tulangan inovasi warga penangan Kepatihan Kaliwates Jember

Tak hanya itu, kesadaran terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi prioritas utama. Panitia memegang teguh prinsip “datang bersih, pulang bersih” dari sampah, sehingga lokasi pemotongan kembali steril dan bersih setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilakukan.

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×