Pelitaonline.co, JEMBER – 26 Mei 2026.
Sebanyak 1.986 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, tersenyum sumringah. Mereka secara bertahap menerima penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Banpang) yang berpusat di pendopo balai desa setempat, mulai Senin (25/5/2026).
Penyaluran bantuan ini membawa angin segar bagi warga desa. Pasalnya, jumlah penerima manfaat di Desa Ajung mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Kepala Desa Ajung Kalisat, Sukiyanto, S.Pd., menjelaskan bahwa proses distribusi sengaja dibagi menjadi beberapa tahap. Langkah ini diambil demi menjaga ketertiban, mencegah penumpukan massa di lokasi, serta memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat.
”Bantuan pangan nasional ini kami salurkan secara bertahap. Hari pertama dan kedua diprioritaskan bagi warga yang alamat RT/RW-nya sudah jelas di dalam undangan,” ujar Sukiyanto.
Ia menambahkan, pihak desa harus melakukan seleksi ekstra ketat untuk mengantisipasi adanya kesamaan nama namun dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang berbeda.
”Hari ketiga dan keempat kami khususkan untuk warga yang alamatnya sempat tidak jelas. Setelah kami verifikasi NIK-nya dan dinyatakan valid, baru undangan kami edarkan kepada KPM yang bersangkutan,” terangnya.

Apresiasi Lonjakan Kuota Bantuan
Dalam kesempatan tersebut, Sukiyanto juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat atas penambahan kuota penerima bantuan yang dinilai sangat membantu warganya.
Kuota Lama: 960 KPM
Kuota Baru: 1.986 KPM (Meningkat lebih dari 100%)
”Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah. Lonjakan kuota ini sangat luar biasa. Selaku kepala desa, saya berharap bantuan ini betul-betul bermanfaat, dan semoga pengajuan kami ke depan bisa terpenuhi semua bagi warga yang saat ini belum mendapatkannya,” pungkas Sukiyanto.

Disambut Syukur oleh Warga
Kegembiraan tidak dapat disembunyikan oleh para warga yang mengantre dengan tertib. Salah satunya adalah Ibu Supiani, warga Dusun Krajan, Desa Ajung. Ia mengaku sangat bersyukur atas paket bantuan yang diterimanya, yang terdiri dari 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
”Alhamdulillah, matur nuwun. Bantuan ini sangat membantu dapur kami, apalagi di situasi sekarang yang mencari penghasilan rasanya agak sulit,” ungkap Ibu Supiani dengan haru.
Program Banpang ini diharapkan dapat terus bergulir guna menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat pedesaan. (LHK)








