Khiyar Majlis Adalah Bagian dari Akad Jual Beli: Ini Penjelasan dan Hukumnya!

Ricky R

November 5, 2025

4
Min Read
khiyar majlis adalah apa

ENSIKLOPEDIA – Jakarta, 5 November 2025. Dalam setiap transaksi, baik di pasar tradisional maupun daring, ada satu konsep penting dalam Islam yang sering terlupakan: khiyar majlis adalah sebuah hak fundamental.

Secara harfiah, kata “khiyar” memiliki arti hak untuk memilih. Sementara itu, “majlis” merujuk pada tempat atau forum akad. Jadi, secara sederhana, khiyar majlis adalah hak istimewa yang dimiliki penjual dan pembeli. Mereka berdua berhak memilih untuk melanjutkan atau membatalkan transaksi. Hak ini berlaku selama keduanya masih berada di tempat transaksi.

Konsep ini memberikan keleluasaan bagi kedua belah pihak untuk memikirkan kembali kesepakatan mereka. Ini bukan sekadar aturan lama. Konsep ini relevan bahkan di tengah derasnya arus jual beli digital saat ini. Mari kita telaah lebih jauh apa itu khiyar majlis dan bagaimana posisinya dalam hukum Islam.

Baca Juga :  Ngaret Adalah Masalah Serius dalam Dunia Kerja, Begini Dampaknya

Mengupas Tuntas: Khiyar Majlis Adalah Apa?

Ini adalah periode evaluasi singkat yang sah secara syariat. Tujuannya tentu demi menghindari penyesalan setelah akad. Hak ini berlaku seketika setelah terjadi ijab kabul. Ia tetap melekat pada pihak-pihak yang berakad.

Batasan waktu khiyar majlis adalah sepanjang mereka belum berpisah badan. Perpisahan di sini dimaknai sebagai perpisahan fisik yang lazim menurut kebiasaan setempat. Jika penjual dan pembeli sudah berpisah, hak khiyar majlis otomatis gugur, dan transaksi menjadi mengikat.

Hukum dan Dalil Mengenai Khiyar Majlis

Prinsip khiyar majlis adalah bukan dibuat tanpa dasar. Hukumnya dalam Islam adalah disyariatkan (dianjurkan) untuk menjaga keadilan dan keridaan. Mayoritas ulama, termasuk Mazhab Syafi’i dan Hanbali, mengakui keberadaan khiyar majlis.

Dalil utama penetapan khiyar majlis adalah sebuah hadis dari Abdullah bin Umar RA. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:

Baca Juga :  Apa Tujuan Surat Resmi? Ini Penjelasan, Fungsi, dan Strukturnya

“Penjual dan pembeli memiliki hak khiyar dalam jual beli keduanya. Itu berlaku selama keduanya belum berpisah atau (bila) jual beli tersebut ada khiyar padanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini secara tegas memberikan hak untuk membatalkan atau melanjutkan akad. Tujuannya agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Ini menunjukkan betapa Islam sangat menjunjung tinggi prinsip kerelaan dalam setiap pertukaran. Hak khiyar ini menjamin adanya waktu berpikir.

  • Tujuan Khiyar: Memberi kesempatan berpikir sebelum transaksi menjadi permanen.
  • Waktu Berlaku: Sejak ijab kabul hingga berpisahnya badan.
  • Gugurnya Hak: Hak khiyar majlis akan gugur saat mereka sudah berpisah atau salah satu pihak memilih mengikat akad.
Baca Juga :  Kolaboratif Artinya dalam Bahasa Indonesia: Definisi dan Contoh Penerapan
Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×