ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 9 Agustus 2025. Setiap tanggal 17 Agustus, suasana kemerdekaan Indonesia begitu terasa. Bendera merah putih berkibar, dan lagu 17 Agustus menggema di mana-mana. Lagu ini bukan sekadar nada, tapi simbol perjuangan dan kebanggaan rakyat Indonesia. Menyambut HUT RI ke-80 pada 2025, mari kita ulas sejarah, makna, dan fakta menarik di balik lagu 17 Agustus yang selalu bikin bulu kuduk merinding.
Sejarah Lagu 17 Agustus: Ciptaan di Tengah Revolusi
Lagu 17 Agustus, atau lebih dikenal sebagai Hari Merdeka, diciptakan oleh Husein Mutahar pada 1946. Saat itu, Indonesia baru merdeka, tapi suasana masih genting karena perang revolusi melawan Belanda. Soekarno, Presiden RI pertama, meminta Mutahar membuat lagu penghormatan untuk kemerdekaan.
Uniknya, inspirasi lagu 17 Agustus ini muncul saat Mutahar berada di toilet Hotel Garuda, Yogyakarta. Dengan bantuan Hugeng, Kepala Polri saat itu, Mutahar menuliskan lirik di selembar kertas. Lagu ini pertama kali dikumandangkan pada upacara HUT RI 1946 dan langsung mencuri hati rakyat.
Mutahar bukan sembarang musisi. Ia juga pejuang yang ikut dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang dan menyelamatkan Bendera Pusaka. Selain lagu 17 Agustus, ia menciptakan lagu-lagu seperti Syukur dan Himne Pramuka. Keren, kan?








