Tugu Khatulistiwa Ikon Geografis dan Wisata Edukatif di Pontianak

Cak Ulil

July 29, 2025

2
Min Read
Tugu Khatulistiwa Depok
Tugu Khatulistiwa Depok

ADVERTORIAL –  DEPOK, 29 Juli 2025.  Terletak di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Tugu Khatulistiwa merupakan monumen bersejarah yang menandai titik nol garis khatulistiwa garis imajiner yang membelah bumi menjadi dua bagian, utara dan selatan. Lebih dari sekadar penanda geografis, lokasi ini telah berkembang menjadi tujuan wisata edukatif yang diminati wisatawan domestik maupun internasional.

Monumen ini pertama kali dibangun pada tahun 1928, diprakarsai oleh tim ekspedisi internasional yang dipimpin seorang ahli geografi asal Belanda. Pada awalnya, tugu ini hanya berupa tiang dengan panah penunjuk arah. Kemudian, tahun 1930 melansir dari https://depok-update.com/, struktur tersebut disempurnakan dengan menambahkan lingkaran pada bagian atas panah.

Baca Juga :  Bupati Gus Fawait Hadiahkan Beasiswa bagi Kafilah Jember Peraih Juara MTQ XXXI Jatim

Rekonstruksi besar dilakukan pada 1938 oleh arsitek kenamaan Friedrich Silaban, yang mendesain ulang tugu dengan bentuk yang lebih kompleks. Desain aslinya kini dapat ditemukan di bagian dalam bangunan utama sebagai bentuk pelestarian sejarah.

Pembaruan besar kembali dilakukan pada 1990, ketika pemerintah membangun versi duplikat tugu dengan ukuran lima kali lebih besar dan melindungi tugu asli dengan sebuah kubah besar. Bangunan kubah ini juga berfungsi sebagai museum mini yang menampilkan dokumentasi sejarah pembangunan tugu dan informasi mengenai fenomena alam kulminasi matahari.

Kemudian, pada akhir 2022, kawasan ini kembali direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Pontianak renovasi pertama sejak tahun 1999. Tujuannya adalah untuk mempertahankan nilai historis sekaligus meningkatkan daya tarik Tugu Khatulistiwa sebagai tempat wisata ilmiah.

Baca Juga :  Perluasan UU Penyiaran Berisiko Menghambat Ekonomi Digital dan Daya Saing Global Industri Kreatif Indonesia

Salah satu momen paling dinantikan di lokasi ini adalah fenomena kulminasi matahari, yaitu ketika matahari berada tepat di atas kepala dan menyebabkan bayangan benda tegak menghilang untuk sesaat. Peristiwa unik ini terjadi dua kali dalam setahun, umumnya pada bulan Maret dan September, dan selalu menarik banyak wisatawan untuk menyaksikannya secara langsung.

Tugu Khatulistiwa berlokasi di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, hanya sekitar 3 kilometer dari pusat kota. Akses menuju tempat ini cukup mudah dengan beragam pilihan transportasi. Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap, mulai dari pusat informasi, area parkir luas, hingga toko suvenir yang menjual cenderamata khas Pontianak.

Dengan latar belakang sejarah yang panjang dan atraksi alam yang langka, Tugu Khatulistiwa menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang mengunjungi Pontianak—tempat di mana ilmu, sejarah, dan pariwisata berpadu harmonis.(UA/Red)

Baca Juga :  MTQ XXXI Hadirkan Lomba Kaligrafi, Peserta Jember Usung Konsep Kerajaan yang Unik

Sumber Refrensi :  https://bersamapontianak.com/

Bantu Ikuti Saluran : WhatsApp Kami

Dan Bantu Ikuti : Google News Kami

Related Post

 

×