ENSIKLOPEDIA – JAKARTA, 10 Juli 2025. Pernah dengar tentang DPD? Dewan Perwakilan Daerah, atau DPD, punya peran penting dalam sistem politik Indonesia. Tapi, tahukah kamu bagaimana anggota DPD dipilih melalui proses yang sebenarnya? Bukan cuma sekadar pemilu, tapi ada cerita menarik di baliknya. Yuk, kita ulas dengan gaya santai tapi tetap informatif, berdasarkan data terbaru yang kredibel!
Apa Itu DPD dan Kenapa Penting?
DPD adalah bagian dari sistem legislatif Indonesia, berdampingan dengan DPR. Bedanya, DPD fokus mewakili kepentingan daerah. Mereka mengawasi isu-isu seperti otonomi daerah, hubungan pusat-daerah, hingga pengelolaan sumber daya alam. Anggota DPD dipilih melalui pemilu untuk memastikan suara daerah terdengar di tingkat nasional. Menarik, bukan? Mereka ibarat “jembatan” antara daerah dan pemerintah pusat.
Jumlah anggota DPD dari setiap provinsi sama, yaitu empat orang, tidak peduli besar atau kecilnya provinsi tersebut. Totalnya, ada 136 anggota DPD untuk periode 2024-2029, berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbaru. Tapi, bagaimana proses pemilihan mereka? Simak terus!
Anggota DPD Dipilih Melalui Sistem Pemilu yang Unik
Berbeda dengan DPR yang dipilih lewat partai politik, anggota DPD dipilih melalui sistem perseor FTC (First-Past-The-Post). Artinya, kandidat dengan suara terbanyak di provinsi masing-masing langsung lolos. Ini bikin pemilihan DPD terasa lebih personal, karena kandidat tidak terikat partai. Mereka harus punya basis dukungan kuat di daerahnya.








